Minggu, 22 April 2012
R.A. Kartini. Nama tersebut sudah sungguh tidak asing ditelinga kita. Ya, beliau adalah pejuang emansipasi wanita. Lahir pada 21 April 1879 di Jepara beliau berhasrat untuk meperjuangkan hak-hak wanita yang ia baca dari buku-buku, yang terinspirasi dari kaum wanita di eropa yang pemikirannya sudah maju. Hal itu pula yang membuatnya ingin para wanita pribumi berlaku demikian.
Sebenarnya apa tolak ukur dari sebuah kata "emansipasi wanita" ? Apakah menyetarakan gender antara laki-laki dan perempuan? Atau memberi kebebasan pada perempuan untuk bertindak seperti layaknya pemimpin? Atau perempuan boleh untuk mengatur sebuah hal yang dianggap vital seperti keluarga atau bahkan negara? Semua pertanyaan itu memang hanya sebuah pertanyaan yang agaknya retoris, tapi semua pertanyaan itu kembali lagi diberikan kepada para kaum wanita. Karena setiap wanita berhak mengemukakan pendapatnya.
Sebagai seorang pria, penulis mungkin masih belum paham betul maksud dari kata "emansipasi wanita" yang terinspirasi dari R.A. Kartini. Tapi memang wanita tidak bisa dipisahkan dari laki-laki, begitu pun sebaliknya.
Selamat hari Kartini para perempuan Indonesia!!! :)
Salam,