Kamis, 9 februari 2012
Sebagai seorang manusia Anda pasti pernah memandang suatu hal. Seperti saya memandang fenomena yang saya mungkin bisa telaah, seperti oknum yang suka memakai jabatannya untuk suatu kesewenang-wenangan. Atau fenomena di Lebak, Banten dimana anak-anak yang mau sekolah harus melewati sungai yang jembatannya sudah putus talinya? Ah, Anda pasti punya nurani wahai orang-orang yang berseragam atau berjas perlente di parlemen sana. Gaya hidup mewah Anda sebenarnya tidak masalah asal ada hasil signifikan dari kinerja Anda. Mungkin memang banyak dari Anda yang memang dituntut untuk berkehidupan seperti itu, itu pilihan Anda, silahkan.
Berikutnya apa yang menjadi ingatan saya adalah tragedi Tugu Tani. Ya, banyak yang pihak yang terluka akan kejadian tersebut, keluarga, masyarakat, atau pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Perih memang penyebabnya dari yang kita tahu apa penyebabnya, namun semua itu mungkin sudah takdir. Ah sok tahunya saya!
Saya melihat sebuah fenomena itu seperti halnya Lamborghini mewah yang melintas di depan saya. Begitu cepat hilang tanpa ada jejak yang jelas. Kasus-kasus korupsi yang penyelesaiannya bertele-tele membuat masyarakat gerah akan penegakan hukum di negeri kita tercinta ini. Apakah Anda mencintai Indonesia? Jika saya ditanya demikian, saya pasti akan menjawab 'ya'. Masih banyak kekayaan di negeri ini, tidak melulu hasil bumi kita, tapi juga pariwisata kita, budaya kita, dan masih banyak lagi.
Banyak politisi yang mengumbar janji disaat dia masih dalam kegiatan kampanye, tapi setelah terpilih dia tidak memenuhi janjinya. Saya pernah mendengar ucapan orang seperti ini bunyinya kurang lebih "kalo lo ga milih siapa presiden atau anggota DPR kita, lo ga boleh demo atau protes selama 5 tahun mendatang". Namun disatu sisi saya juga pernah mendengar ucapan di media sosial, bunyinya seperti ini kurang lebih "politisi yang terpilih tapi ga memenuhi janjinya itu kaya anak muda yang nonton film bokep tapi janji ga akan onani".
Nampaknya omongan saya sudah ngelantur, mungkin masih perlu belajar lagi. Semoga fenomena-fenomena yang ada disekitar Anda bisa menjadi pembelajaran berarti buat Anda.
Salam,
No comments:
Post a Comment