Tersebutlah 7 orang pemuda-pemudi yang terdiri dari Joni, Rendra,
Inez, Tommy, Rena, Helmi, dan Bondan. Mereka adalah orang-orang yang di
pertemukan pada saat menempuh SMA, saat dimana para pelajar menganggap bahwa
putih abu-abu adalah masa emas dan masa dari titik awal mewujudkan segala
keinginan.
Saat Sekolah Dasar.
Tommy dan Helmi sudah
berteman sejak mereka duduk di bangku SD, SD mereka berada di daerah Bekasi
yang berbatasan dengan Depok dan Bogor, sebut saja Kranggan. Tommy dan Helmi
adalah dua sahabat yang suka bermain sepakbola sejak kecil, di SD mereka
bersekolah, biasanya mereka melakukan kegiatan bersepak bola pada jam istirahat
dan setelah pulang sekolah. Namun Helmi harus meminta ijin dulu kepada sang
pentolan di sekolah tersebut untuk bermain sepakbola, setelah ijin diterima
maka barulah Helmi bermain bola bersama, beda halnya dengan Tommy yang dengan
sesuka hati bisa langsung bermain bola tanpa harus meminta ijin kepada sang
pentolah di sekolah mereka. Tommy adalah pribadi yang cenderung pasif,
sekalipun dia aktif, ya hanya pada saat dia menggoda cewek-cewek cantik yang
ada di sekolahnya. Pada suatu waktu, pada saat Tommy dan teman-teman bermain
bola di lapangan yang tidak jauh dari sekolahnya, bola yang di tendang oleh
temannya Tommy pun jauh melenceng kearah sungai, dan pada saat itu Tommy
mengambil bola, namun sial bagi Tommy karena hal itu memaksa ia harus kesurupan
dan membuatnya trauma sekolah selama hampir dua minggu . Sedangkan Helmi adalah
pribadi yang pemalas, gemar buang air di sekolah, jam pertama selalu ia
habiskan dengan bergulat di kamar mandi yang ada di sekolahnya. Ia selalu
memilih kamar mandi yang ada di sisi kanan dari dua kamar mandi yang tersedia
tepat berada di samping koperasi sekolah. Karena menurutnya kamar mandi tersebut
sudah sangat nyaman baginya karena pintu kamar mandinya ada slot kuncinya,
sehingga tidak bisa di dobrak dibanding dengan kamar mandi di sebelahnya. Ia tidak pernah membilasnya dengan sabun setelah
melakukan kewajiban jam pertamanya. Kebiasaan dari Tommy dan Helmi ini terbawa
hingga mereka berada di SMA. Mereka seperti orang yang memiliki ketergantungan
antara satu dan yang lainnya. Mereka selalu berangkat dan pulang sekolah bareng
pada saat SMA, kecuali ketika Tommy memiliki pacar, sehingga memaksa Helmi
mencari tumpangan yang satu arah atau satu perumahan dengannya untuk pulang
bareng ke rumah.
Selanjutnya yakni ada Inez
dan Rena, mereka berdua juga berteman baik sejak bangku Sekolah Dasar. Mereka
memiliki kesenangan terhadap hal yang sama, yakni menari dan bernyanyi. Mereka
mengikuti beberapa kejuaraan pada saat SD, dan memenangkan beberapa
diantaranya. Mereka bersekolah di sebuah yayasan yang memiliki nama baik di
daerahnya. Kedua orangtua mereka pun saling kenal satu sama lain. Muka mereka
pun nampak sekilas mirip, Cuma yang membedakannya adalah potongan rambut
mereka, Inez gemar berambut pendek, sedangkan Rena suka rambutnya menutupi
dahinya dan terurai lurus layaknya iklan sampo. Kebiasaan buruk dari Inez
adalah ia gemar membiarkan ingusnya menggantung pada saat ia terkena sakit flu,
sedangkan Rena gemar mengupil di kelas dan memeperkannya di dinding kelas atau
di bawah meja ia belajar, malah terkadang upilnya suka ia sentil ke sembarang
arah, sehingga membuat teman-temannya geram akan sifat buruk Rena. Suatu hari
mereka berdua kedapatan mengikuti kegiatan Abang None cilik di tingkat
provinsi, dan mereka memenangkan kompetisi tersebut. Kemenangan mereka, membawa
mereka di hadiahi membintangi sebuah iklan anak-anak, yakni iklan Anak Mas.
Joni, Rendra, dan Bondan
adalah tiga orang lainnya dari SD yang berada di daerah Jakarta. Mereka memang
satu Sekolah Dasar pada saat itu, namun mereka tidak mengenal satu sama lain
karena mereka berbeda kelas. Joni adalah tipe anak kecil yang gemar dengan
hal-hal yang bisa di lakukannya secara sendiri. Seperti bermain nintendo ,bermain
dingdong, bermain tamagochi, mengkoleksi
tazos, dan senang bermain mobil-mobilan yang terbuat dari bekas sendal jepit.
Pada saat sekolah, Joni selalu mengkhawatirkan tamagochinya. Ia takut binatang
peliharannya mati kelaparan atau membersihkan kandangnya dari kotoran binatang
peliharannya tersebut. Joni memiliki kemudahan dalam belajar, namun pada saat
ia mulai mengenal tazos, ia tidak sepintar sebelumnya karena ia sudah mulai
gemar memakan chiki untuk mengkoleksi tazos yang ia inginkan. Rendra adalah
tipe anak kecil yang suka main pada siang hari, setiap pulang sekolah ia memang
langsung pulang ke rumahnya, namun setelah itu ia gemar bermain layangan siang
hari di lapangan yang tidak jauh dari rumahnya. Sehingga ia terlihat lebih
hitam dari temannya yang lain. Ia juga gemar bermain sepeda, pada suatu hari
saat ia bermain sepeda dan sedang bergaya-gaya yakni melepas tangannya dari
stang sepeda pada saat turunan ia harus terjatuh karena ada polisi tidur pada
saat ia melepas tangannya. Akibatnya bibir ia pun luka dan kedapatan susah
untuk mengunyah makanan. Bondan, adalah seorang anak kecil yang gemar bermain
dengan siapa pun. Ia memiliki hobi mengkoleksi mainan Dragon Ball, dan juga
gemar bermain sepakbola. Di setiap tahun di RW tempat Bondan tinggal, selalu
ada kompetisi sepakbola antar RT di bawah usia 13 tahun, Bondan selalu
mengikuti kegiatan ini dengan senang hati. Ia menjuarai turnamen ini dua kali,
pada saat ia kelas 4 dan kelas 6. Pada kelas 6 ia meraihnya juga dengan gelar
topskor, pada kelas 5 ia hanya mampu meraih runner-up
di turnamen tersebut. Ia juga memiliki kenangan buruk saat kecil, dimana
pada saat ia bermain petak umpet, ia harus menabrak tiang listrik dan
menyebabkan gigi depannya sedikit patah.
Bersambung…
No comments:
Post a Comment